Daftar Tarif Tol di Jawa & Sumatera Saat Mudik Lebaran Idul Futri 1447 H
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: PT Lebaran sebentar lagi. Masyarakat pun mulai bersiap untuk mudik alias pulang ke kampung halaman.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKAIKON) resmi merampungkan pekerjaan Erection Steel Box Girder pada Proyek Jalan Tol Ancol Timur - Pluit (Elevated) Harbour Road II di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Hal ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jalan tol layang yang akan memperkuat konektivitas kawasan pelabuhan dan pusat aktivitas ekonomi di Jakarta Utara.
Pada tahap awal, WIKAIKON melaksanakan Erection Steel Box Girder pada segmen P17 - P18 dengan bentang 70 meter yang terdiri dari dua line girder. Girder dengan identitas warna merah tersebut menjadi salah satu struktur utama pada segmen jalur utara proyek.
Setiap line girder memiliki bobot sekitar 190 ton yang tersusun dari 7 segmen, sehingga total berat struktur yang terpasang pada bentang ini mencapai sekitar 380 ton. Proses pemasangan dilakukan menggunakan Launcher Gantry berkapasitas 300 ton dengan metode launching yang terencana dan presisi tinggi sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan tepat waktu meskipun menghadapi kondisi cuaca yang dinamis.
Direktur Utama WIKAIKON, Tri Prabowo menyampaikan keberhasilan ini mencerminkan kapabilitas engineering serta kesiapan teknologi yang dimiliki perusahaan dalam menangani pekerjaan struktur baja berskala besar dan kompleks.
"Keberhasilan erection Steel Box Girder ini menunjukkan kompetensi WIKAIKON dalam menghadirkan solusi konstruksi baja yang presisi, aman, dan tepat waktu. Dengan dukungan perencanaan teknis yang matang serta soliditas tim di lapangan, kami berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan infrastruktur nasional," ujar Tri Prabowo dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).
Selain bentang utama tersebut, WIKAIKON juga melaksanakan erection Steel Box Girder pada segmen Raf 10 - Raf 11 dengan panjang sekitar 60 meter yang terdiri dari tiga line girder. Setiap line girder memiliki bobot sekitar 110 ton yang tersusun dari 5 segmen, sehingga total berat struktur yang terpasang pada segmen ini mencapai sekitar 330 ton.
Pekerjaan erection pada segmen Raf 10 - Raf 11 memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena dilakukan melintang di atas jalur rel kereta api aktif lintas Ancol - Tanjung Priok. Untuk memastikan keselamatan pekerjaan dan kelancaran operasional kereta, proses pengangkatan girder dilakukan menggunakan dua crawler crane berkapasitas 500 ton superlift dan 320 ton. WIKAIKON juga melakukan pengawasan khusus melalui penugasan train watcher yang memantau pergerakan kereta secara real-time dan memberikan peringatan kepada tim di lapangan.
Dalam setiap tahapan pekerjaan, WIKAIKON melakukan analisis Construction Engineering Services (CES) guna mengevaluasi urutan instalasi dan perilaku struktur selama proses erection. Analisis tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas struktur tetap terjaga, mencegah potensi uplift, serta menjamin seluruh proses pemasangan sesuai dengan desain dan standar keselamatan.
Adapun penyelesaian erection Steel Box Girder menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan Jalan Tol Harbour Road II Elevated. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas logistik serta akses menuju kawasan pelabuhan dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta Utara.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: PT Lebaran sebentar lagi. Masyarakat pun mulai bersiap untuk mudik alias pulang ke kampung halaman.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Tarif Jalan Tol Semarang–Batang resmi mengalami kenaikan mulai 7 Maret 2026 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif ini berlaku untuk seluruh golongan kendaraan dan membuat biaya perjalanan pada ruas tol tersebut melonjak cukup signifikan.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Pemerintah menyiapkan beberapa jalan tol yang akan dibuka secara fungsional di momen mudik Lebaran mendatang. Beberapa ruas ini dibuka sementara dan dapat dilalui secara gratis.